Blog Large Image Whole Post < Accurate Accounting
PROGRAM AKUNTANSI TERBAIK DAN TOP BRAND DI INDONESIA: ACCURATE ACCOUNTING DAN RENE POINT OF SALE UNTUK SEMUA JENIS USAHA BISNIS ANDA. HUBUNGI KAMI DI 081318986619, KAMI SIAP UNTUK MEMBANTU ANDA
accurate accounting, point of sale, mesin kasir, sistem akuntansi, program akuntansi, program kasir, program toko, program kasir alfamart, program kasir supermarket, program kasir restoran, program kasir klinik, program kasir apotik, program kasir bengkel, program akuntansi dagang, program akuntansi pabrik, pabrikasi, pajak, perpajakan, dagang, jasa, kontraktor, accouting software, software akuntansi, program pembukuan, accurate business center, accurate online, abc accurate, training accurate, pelatihan accurate, kursus accurate, implementasi accurate accounting, accurate jakarta, accurate jakarta barat, accurate jakarta timur, accurate bekasi, accurate jakarta utara, accurate jakarta selatan, accurate jakarta pusat, accurate bekasi, accurate tangerang, accurate banten, accurate kupang, accurate indonesia, konsultan accurate, konsultan accurate accounting, konsultan point of sale, szeto accurate consultant, training accurate terbaik, jasa training accurate, jasa pelatihan accurate, jasa konsultan accurate, konsultan accurate terbaik, implementor accurate, jasa implementor, jasa implementor terbaik
18956
paged,page-template,page-template-blog-large-image-whole-post,page-template-blog-large-image-whole-post-php,page,page-id-18956,page-child,parent-pageid-1815,paged-64,page-paged-64,ajax_updown_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-3.8.1,wpb-js-composer js-comp-ver-5.1.1,vc_responsive
 

Blog Large Image Whole Post

apakah di ACCURATE dapat dilakukan Penilaian Kembali (Revaluation) ?

Misalkan dengan tujuan memberi informasi keuangan kepada Investor atau calon Investor, menggunakan framework IFRS yaitu menyajikan sesuai harga pasar saat ini, terdapat beberapa Fixed Asset yang perlu dilakukan Revaluation dengan merubah sesuai Harga Pasar saat ini.

Ya, dengan ACCURATE kita bisa melakukan Penilaian Kembali Fixed Asset. Beberapa skenario perubahan yang bisa terjadi pada saat penilaian kembali fixed asset adalah sbb :
a. Nilai Buku saat ini
b. Umur Ekonomis
c. Estimasi Salvage Value(Residu)
dimana hal ini dapat kita lakukan saat melakukan Revaluation di ACCURATE.

Setelah Revaluation, maka mulai tanggal Revaluasi, Fixed Asset bersangkutan akan disusutkan berdasarkan kondisi setelah revaluation.

Apakah kita bisa membatalkan revalution yang sudah dilakukan jika terjadi kesalahan input? jangan khawatir, kita dapat menghapus perubahan terakhir atas setiap Fixed Asset dan input kembali revaluation yang benarnya.

0
0

Bagaimana ACCURATE menghitung Penyusutan & Amortisasi Fixed Asset(Aktiva Tetap) ?

Accurate menyediakan perhitungan Penyusutan Fixed Asset secara Komersial dan Fiskal (menurut Pajak).

Pada saat melisting Fixed Asset di ACCURATE kita menentukan Umur Ekonomis dan Metode Penyusutan secara Komersial dan juga Fiskal, karena itu kita bisa mendapat :
– Laporan Keuangan di ACCURATE dengan perhitungan Penyusutan secara komersial selain juga report-report pendukungnya.
– Laporan pendukung peyusutan secara Fiskal
– Dan laporan Difference(perbedaan) antara Komersial dan Fiskal. Tersedia juga untuk lampiran SPT Tahunan Badan 1771 berupa Penyusutan & Amortisasi Fiskal.

Perhitungan dan Jurnal Penyusutan dilakukan oleh ACCURATE tanpa harus kita hitung dan jurnal manual.

0
0

Memahami Currency Default Accounts di Software ACCURATE

Currency Default Accounts yang terdapat di Software ACCURATE berfungi sebagai akun-akun yang secara otomatis akan dipakai untuk jurnal ketika terjadi transaksi penjualan dan pembelian. Ctt: tiap currency (mata uang) memiliki default currency accounts masing-masing

  • Akun Account Payable: akan dipakai secara otomatis untuk jurnal ketika terjadi transaksi pembelian (Purchase Invoice).
  • Akun Account Receivable: akan dipakai secara otomatis untuk jurnal ketika terjadi transaksi penjualan (Sales Invoice).
  • Akun Advance Purchase: akan dipakai secara otomatis untuk jurnal ketika terjadi transaksi Uang Muka Pembelian (dari PO, klik Downpayment).
  • Akun Advance Sales: akan dipakai secara otomatis untuk jurnal ketika terjadi transaksi Uang Muka Penjualan (dari SO, klik Downpayment).
  • Akun Sales Discount: akan dipakai secara otomatis untuk jurnal ketika terjadi pemberian diskon pada transaksi penjualan (Sales Invoice).
  • Akun Realized Gain or Loss: akan dipakai secara otomatis untuk jurnal ketika terjadi transaksi pelunasan piutang/hutang (Sales Receipt/Purchase Payment) apabila terjadi selisih kurs antara faktur dan pelunasan.
  • Akun Unrealized Gain or Loss: akan dipakai secara otomatis untuk jurnal ketika pada akhir bulan masih terdapat piutang/hutang yang belum lunas yang mana terdapat perbedaan kurs antara faktur dan kurs akhir bulan.

Software ACCURATE mengharuskan currency default accounts ini di-konfigurasi pada saat Setup Awal Database perusahaan, sebelum transaksi-transaksi di-input.

0
0

Bagaimana ACCURATE bisa menjurnal penyusutan aktiva tetap setiap bulan?

Disetiap aktiva tetap, terdapat pengaturan akun aktiva tetap, biaya penyusutan dan akumulasi penyusutan. Sehingga saat akhir bulan kita lakukan Period End ACCURATE akan menjurnal ke akun nomor berapa sesuai apa yang kita sudah atur disetiap aktiva tetap nya.

Jurnal penyusutan yang terbentuk adalah :
(dr)Biaya penyusutan
(cr)Akumulasi penyusutan

Kecuali aktiva tetap tsb adalah aktiva tidak berwujud(intangible asset), maka yang pengaturan yang tersedia adalah akun Aktiva Tetap dan Biaya Amortisasi saja. Centang pilihan Aktiva Tidak Berwujud yang ada di halaman tersebut menandakan bahwa aktiva tetap tsb adalah aktiva tidak berwujud sehingga kolom yang tersedia untuk diisi hanya akun aktiva tetap dan biaya amortisasi.

Jurnal penyusutan yang terbentuk dari aktiva tidak berwujud adalah :
(dr)Biaya amortisasi
(cr)Aktiva tetap

Kesimpulan, setiap akhir periode kita Period End, maka ACCURATE akan menghitung dan menjurnal penyusutan Aktiva Tetap periode tersebut. Period End dilakukan dari Aktivitas | Periodik | Period End, pilih periode yang dimaksud.

0
0

Current Earning of The Year (laba tahun berjalan) & Retained Earnings(laba ditahan) di ACCURATE

Current Earning of The Year (laba tahun berjalan) & Retained Earnings(laba ditahan) di ACCURATE.

Current Earning of The Year adalah akumulasi saldo laba/rugi dari Laporan Profit&Loss mulai dari periode januari s/d saat ini tahun berjalan.

Di ACCURATE, Current Earning of The Year saldonya dihasilkan otomatis oleh system, karena itu Current Earning of The Year bukan berupa akun dan kita tidak perlu membuat akun tsb.

Current Earning of The Year, ditampilkan di Neraca(Balance Sheet) pada baris terakhir bagian Equity.

Saldo akun-akun yang ada di laporan profit&loss(seperti pendapatan, hpp dan biaya) saat lintas tahun oleh ACCURATE otomatis di tutup/di nol-kan dan dialokasikan ke akun Retained Earnings, pengalokasian ini disebut jurnal penutup(closing entry). Karena itu di awal tahun saldo Current Earning of The Year akan dimulai dari nol lagi, begitu juga saldo dari akun-akun yang ada di laporan profit&loss.

Akun Retained Earnings yang digunakan ACCURATE untuk alokasikan laba/rugi tahun lalu adalah yang diatur di menu Setup(Persiapan) – Preferences – Retained Earnings(Laba Ditahan).
Bagaimana jika di awal tahun ada penambahan atau perubahan transaksi di tahun lalu? ACCURATE otomatis akan mengupdate sampai dengan ke saldo akun Retained Earnings.

Kesimpulan :
ACCURATE melakukan jurnal penutup secara otomatis saat lintas tahun sehingga saldo Current Earning of The Year & akun-akun di Profit and Loss dimulai dari nol kembali di awal tahun, dan saldo laba/rugi tahun lalu mengakumulasi di akun Retained Earnings.

0
0

Mencatat hasil Perhitungan Fisik Persediaan (Stok Opname) dengan ACCURATE

Mencatat hasil Perhitungan Fisik Persediaan (Stok Opname) dengan ACCURATE

Bagi perusahaan yang perlu melakukan stok opname yaitu membandingkan kuantitas hasil pencatatan dengan kuantitas perhitungan fisik persediaan, ACCURATE menyediakan laporan “Lembar Perhitungan Stok Fisik Barang(Physical Inventory Count Sheet)” yaitu lembar yang menampilkan daftar barang berikut kuantitas saat ini sesuai pencatatan dan kolom hitungan untuk mencatat kuantitas hasil perhitungan fisik persediaan. Laporan ini tersedia di menu Laporan | Daftar Laporan | Laporan Gudang | Lembar Perhitungan Stok Fisik Barang.

Jika terdapat selisih antara kuantitas yang tercatat dengan kuantitas fisik, selanjutnya buat penyesuaian persediaan dari menu Aktivitas | Barang&Jasa | Penyesuaian Persediaan.

Melakukan penyesuaian persediaan di ACCURATE perlu memperhatikan sifat dari penyesuaian apakah menambah atau mengurangi kuantitas barang.

Penyesuaian mengurangi kuantitas barang :
– Pilihan “penyesuaian nilai” tidak dicentang
– Pilih akun penyesuaian yang akan menjadi lawan akun persediaan. Misal harga pokok penjualan atau beban.
– Pilih barang yang akan disesuaikan, lalu isi Kuantitas Baru dengan kuantitas hasil perhitungan fisik.
Nilai persediaan akan dikurangi secara Fifo atau Average sesuai metode yang kita gunakan.

Sedangkan penyesuaian menambah kuantitas barang :
– Pilihan “penyesuaian nilai” dicentang
– Selain mengisi Akun Penyesuaian & Kuantitas Baru, akan diminta Nilai Baru. Karena menambah kuantitas, ACCURATE perlu tahu cost/nilai yang dibawa oleh kuantitas tambahan tsb. Contoh :
Informasi yang tersedia di form penyesuaian adalah kuantitas saat ini 10 dengan nilai saat ini 100.000, jika hasil stok opname adalah 12, maka yang kita isi di kuantitas baru adalah 12 dengan Nilai Baru misal nya 120.000. Artinya kuantitas bertambah 2 dan nilai persediaan bertambah 20.000

0
0

Cutoff Company di Accurate

Cut Off Company di ACCURATE menghasilkan database baru dengan saldo awal semua akun per tanggal cut off dan transaksi-transaksi didepan tanggal cut off. Saldo awal akun Hutang dan Piutang dibawa dengan faktur-faktur yang masih belum lunas sehingga memudahkan saat pelunasan.

Contoh :
Buka data yang ada di C:\Data\PT Maju.gdb lalu dari menu File – Cut Off Company dengan tanggal cut off 31 Desember 2013. Maka akan menghasilkan database di C:\Data\PT Maju1.gdb dengan saldo awal per 31 Desember 2013 dan transaksi-transaksi didepan tanggal cutoff tsb.

Proses cut off company tidak membuat perubahan di database GDB yang biasa digunakan.

Bagaimana jika tidak jadi menggunakan database hasil cutoff? kita tetap bisa menggunakan database yang biasa dipakai di C:\Data\PT Maju.gdb seperti biasa.

Apakah bisa ulang jalankan Cutoff Company? Bisa. Jika di alamat tempat data sudah ada file PT Maju1.gdb, hasil cutoff berikutnya akan menghasilkan file database PT Maju2.gdb, jadi jangan khawatir untuk mencoba dan melihat hasil nya.

Setelah berjalan menggunakan data hasil cutoff, jika perlu melihat laporan data sebelum cutoff bagaimana? kita buka kembali data GDB sebelum cutoff (C:\Data\PT Maju.gdb).

Bagaimana jika ada kesalahan didata sebelum cutoff atau ada transaksi tertinggal perlu diinput?
a) Pilihannya, kita buat penyesuaian atau input transaksi yang belum diinput tsb di data setelah cut off. Cara ini lebih disarankan.
b) Atau lakukan perbaikan dan input transaksi di data sebelum cutoff, juga didata setelah cutoff dengan membuat penyesuaian atas perubahan saldo awal.

Kapan perlu dilakukan CutOff?
– Saat performance database sudah menurun/lambat, misal karena database sudah bertahun-tahun dan size database sudah besar.
– Ganti metode perhitungan persediaan yang semula Average menjadi FIFO atau sebaliknya.

Yang perlu diketahui
Cost keluar dari transaksi pengeluaran barang yang ada didepan tanggal cutoff seperti DO, Sales Invoice, Job Costing, Purchase Return atau Inventory Adjustment, berkemungkinan berbeda dengan data sebelum cutoff, hal ini dikarenakan perbedaan urutan cost secara FIFO atau Average antara data sebelum cutoff dengan hasil cutoff, data hasil cutoff urutan cost dimulai dari tanggal cutoff dengan saldo awal Qty dan Cost per tanggal cutoff

0
0

CARA MENAMPILKAN TERMIN KONTRAKTOR BERDASARKAN PROGRESS DI PREVIEW SALES INVOICE

Berikut ini adalah caranya bagaimana menampilkan Termin Tagihan Kontraktor di Preview Sales Invoice (lihat Gambar)

Menampilkan Nama dan Termin dari Contractor Project

1). Pada IBX ke-2 (qrySIARInv: TfrIBQuery) edit SQL-nya, jadi dari menu Setup | Form Template | Sales Invoice, klik Design as FRF lalu ke bagian PAGE2.

-Pada bagian SELECT (sebelum baris “from ARINV a”) tambahkan baris :
p.projectno, p.projectname, pp.jobpercentage, pp.billpercentage, pp.lineno
-Sebelum baris “Where a.ARInvoiceID=:ARINVOICEID” tambahkan 2 baris dibawah ini :
Left Outer Join Project p on p.projectid = a.projectid
Left Outer Join ProjectPayment pp on pp.id = a.projectid and pp.seq = a.projectpmtseq
-Sehingga keseluruhan SQL menjadi :
select a.*,
x1.TaxName TaxName1, x1.Rate Tax1Rate, x2.TaxName TaxName2,
c.ADDRESSLINE1, c.ADDRESSLINE2, c.CITY, c.CONTACT, c.COUNTRY, c.DEFAULTINVDESCRIPTION,
c.NAME, c.PERSONNO, c.PHONE, c.STATEPROV, c.ZIPCODE, c.TAX1EXEMPTIONNO, c.PersonMessage,
c.Fax, c.Email, c.WebPage, c.TaxAddress1, c.TaxAddress2, c.TAX2EXEMPTIONNO,
t.TERMNAME, t.NetDays, t.TERMMEMO, cu.CURRENCYNAME, s.FIRSTNAME, s.LASTNAME, v.NAME SHIPNAME,
w.Name WarehouseName, br.ExchangeRate BankRate
,c.CHRRESERVED1,c.CHRRESERVED2,c.CHRRESERVED3,c.CHRRESERVED4,
c.CHRRESERVED5,c.CHRRESERVED6,c.CHRRESERVED7,c.CHRRESERVED8,
c.CHRRESERVED9,c.CHRRESERVED10,c.CURRRESERVED1,c.CURRRESERVED2,
c.CURRRESERVED3,c.DATERESERVED1,c.DATERESERVED2, sn.SNList,
p.projectno, p.projectname, pp.jobpercentage, pp.billpercentage, pp.lineno
from ARINV a
 Inner join PersonData c on a.CustomerID=c.ID
 Inner Join Currency cu on c.CurrencyID=cu.CurrencyID
 Left Outer Join TermOPmt t on t.termID=a.TermsID
 Left Outer Join Salesman s on a.SalesmanID=s.SalesmanID
 Left Outer Join Shipment v on a.ShipVia=v.ShipID
 Left Outer Join Tax x1 ON x1.TaxID=a.Tax1ID
 Left Outer Join Tax x2 ON x2.TaxID=a.Tax2ID
 Left Outer Join WareHS w ON w.WarehouseID=a.WarehouseID
 Left Outer Join Currency br on br.CurrencyID=(select CurrencyID from GLAccnt where GLAccount=a.DepositTo)
 Left Outer Join View_SN_ByTrans(a.ARInvoiceID, 'ARINV') sn ON sn.ID=a.ARInvoiceID
 Left Outer Join Project p on p.projectid = a.projectid
 Left Outer Join ProjectPayment pp on pp.id = a.projectid and pp.seq = a.projectpmtseq
Where a.ARInvoiceID=:ARINVOICEID
2).Pada “Data Dictionary” buat New Variable pada folder “Invoice” dengan nama “ContractorProjectName” yang valuenya didapat dengan memilih “PROJECTNAME” dari “DialogForm.qrySIARInv”.
3).Pada “Data Dictionary” buat New Variable pada folder “Invoice” dengan nama “TerminContractorProject” yang expression-nya kita isi seperti ini :
[STR(DialogForm.qrySIARInv."LINENO") + ': Progress ' + STR(DialogForm.qrySIARInv."JOBPERCENTAGE") + '%, Bill ' + STR(DialogForm.qrySIARInv."BILLPERCENTAGE") + '%']
4).Munculkan variable-variable yang baru kita buat di memo (Insert Rectangle Object) yang kita inginkan.
Hasilnya akan seperti gambar berikut ini


Selain dengan melakukan copy – paste script tersebut di atas, anda dapat melakukan download template *frf nya Disini (SI Kontraktor), dan kemudian bisa anda edit template tersebut sesuai dengan keinginan anda

 

0
0

Cara menampilkan Akumulasi Total Piutang dan Pembayaran Customer di Prevew Sales Invoice

Apabila anda ingin untuk menampilkan Total Piutang Anda terhadap customer tertentu sekaligus menampilkan total Jumlah DP yang telah diakumulasi, di Preview Sales Invoice, seperti gambar berikut ini adalah caranya.

1). Pada IBX ke-2 (qrySIARInv: TfrIBQuery) edit SQL-nya:

-Pada bagian SELECT (sebelum baris “from ARINV a”) tambahkan baris :

GET_CUSTOMERPERSONBALANCE.AMOUNT, GET_CUSTOMERPERSONBALANCE.AMOUNTDC

-Sebelum baris “Where a.ARInvoiceID=:ARINVOICEID” tambahkan baris dibawah ini :

LEFT OUTER JOIN GET_PERSONBALANCE (a.CUSTOMERID, CURRENT_DATE, CURRENT_DATE) GET_CUSTOMERPERSONBALANCE ON a.CUSTOMERID = GET_CUSTOMERPERSONBALANCE.ID

-Sehingga keseluruhan SQL menjadi :

select a.*, x1.TaxName TaxName1, x1.Rate Tax1Rate, x2.TaxName TaxName2, c.ADDRESSLINE1, c.ADDRESSLINE2, c.CITY, c.CONTACT, c.COUNTRY, c.DEFAULTINVDESCRIPTION, c.NAME, c.PERSONNO, c.PHONE, c.STATEPROV, c.ZIPCODE, c.TAX1EXEMPTIONNO, c.PersonMessage, c.Fax, c.Email, c.WebPage, c.TaxAddress1, c.TaxAddress2, c.TAX2EXEMPTIONNO, t.TERMNAME, t.NetDays, t.TERMMEMO, cu.CURRENCYNAME, s.FIRSTNAME, s.LASTNAME, v.NAME SHIPNAME, w.Name WarehouseName, br.ExchangeRate BankRate ,c.CHRRESERVED1,c.CHRRESERVED2,c.CHRRESERVED3,c.CHRRESERVED4, c.CHRRESERVED5,c.CHRRESERVED6,c.CHRRESERVED7,c.CHRRESERVED8, c.CHRRESERVED9,c.CHRRESERVED10,c.CURRRESERVED1,c.CURRRESERVED2, c.CURRRESERVED3,c.DATERESERVED1,c.DATERESERVED2, sn.SNList, GET_CUSTOMERPERSONBALANCE.AMOUNT, GET_CUSTOMERPERSONBALANCE.AMOUNTDC from ARINV a Inner join PersonData c on a.CustomerID=c.ID Inner Join Currency cu on c.CurrencyID=cu.CurrencyID Left Outer Join TermOPmt t on t.termID=a.TermsID Left Outer Join Salesman s on a.SalesmanID=s.SalesmanID Left Outer Join Shipment v on a.ShipVia=v.ShipID Left Outer Join Tax x1 ON x1.TaxID=a.Tax1ID Left Outer Join Tax x2 ON x2.TaxID=a.Tax2ID Left Outer Join WareHS w ON w.WarehouseID=a.WarehouseID Left Outer Join Currency br on br.CurrencyID=(select CurrencyID from GLAccnt where GLAccount=a.DepositTo) Left Outer Join View_SN_ByTrans(a.ARInvoiceID, ‘ARINV’) sn ON sn.ID=a.ARInvoiceID LEFT OUTER JOIN GET_PERSONBALANCE (a.CUSTOMERID, CURRENT_DATE, CURRENT_DATE) GET_CUSTOMERPERSONBALANCE ON a.CUSTOMERID = GET_CUSTOMERPERSONBALANCE.ID Where a.ARInvoiceID=:ARINVOICEID

2). Pada “Data Dictionary” buat New Variable pada folder “Invoice” dengan nama “TotalOutstanding” yang expression-nya kita isi seperti ini :

[if(DialogForm.qrySIARInv.”AMOUNTDC”=0, [STR(DialogForm.qrySIARInv.”AMOUNT”)], [STR(DialogForm.qrySIARInv.”AMOUNT”) + ‘ + ‘ + STR(DialogForm.qrySIARInv.”AMOUNTDC”) ])]

3). Tampilkan New Variable di memo (rectangle object) yang kita inginkan.


CATATAN : Total Piutang yang tampil adalah per tanggal komputer saat edang di preview/print (bukan per tanggal Sales Invoice). dan untuk Contoh template *.frf nya dapat anda Download  di Link Download di bawah ini

0
0

Mengapa Nomor Item Down Payment (-1) & Opening Balance (0) Tidak Bisa Diedit?

mengapa pada saat kita ingin mengubah item nomor dari Item Down Payment yang semula -1 menjadi DP (Perhatikan gambar di bawah) ternyata tidak bisa dan keluar konfirmasi error.  Selain Nomor Item Down Payment (-1), Nomor Item Opening Balance (0) juga tidak bisa diedit. Mengapa nomor item tersebut tidak bisa diubah sesuai dengan perintah errornya? dan bagaimana cara mengubah item DP tersebut?

Error Edit Nomor Item tersebut memang hanya terjadi pada Item Down Payment dan Opening Balance ini saja, sedangkan untuk item yang lainnya diperbolehkan atau bisa diedit baik sudah digunakan dalam suatu transaksi maupun belum digunakan. Kemungkinan Tujuan mengubah nomor item adalah pada saat menampilkan di Preview Invoice nomor Item nya tertulis DP, kalau tertulis -1 mungkin saja agak aneh dan rancu, jadi sebaiknya item no = DP kemudian Item Description: Down Payment (jadinya lebih baik terlihat di Preview Invoice)

Pada case ini hal tersebut memang belum bisa dilakukan, untuk melakukan edit item downpayment dan opening balance ini pada dasarnya akan muncul otomatis jika membuat SO/PO kemudian melakukan downpayment, dan item tersebut tidak akan terjadi apabila belum membuat transaksi downpayment.

Kemudian alasan lain kenapa untuk item no pada DP dan OB tidak bisa diubah, seperti pada pesan error yang muncul karena item tersebut sudah terkait pada sistem yang sudah reserved oleh sistem, hal ini terlihat ketika membuat PO/SO kemudian tarik ke DP, maka untuk item dengan nomer -1 tersebut akan muncul secara otomatis.

0
0