Blog Large Image Whole Post < Accurate Accounting
PROGRAM AKUNTANSI TERBAIK DAN TOP BRAND DI INDONESIA: ACCURATE ACCOUNTING DAN RENE POINT OF SALE UNTUK SEMUA JENIS USAHA BISNIS ANDA. HUBUNGI KAMI DI 081318986619, KAMI SIAP UNTUK MEMBANTU ANDA
accurate accounting, point of sale, mesin kasir, sistem akuntansi, program akuntansi, program kasir, program toko, program kasir alfamart, program kasir supermarket, program kasir restoran, program kasir klinik, program kasir apotik, program kasir bengkel, program akuntansi dagang, program akuntansi pabrik, pabrikasi, pajak, perpajakan, dagang, jasa, kontraktor, accouting software, software akuntansi, program pembukuan, accurate business center, accurate online, abc accurate, training accurate, pelatihan accurate, kursus accurate, implementasi accurate accounting, accurate jakarta, accurate jakarta barat, accurate jakarta timur, accurate bekasi, accurate jakarta utara, accurate jakarta selatan, accurate jakarta pusat, accurate bekasi, accurate tangerang, accurate banten, accurate kupang, accurate indonesia, konsultan accurate, konsultan accurate accounting, konsultan point of sale, szeto accurate consultant, training accurate terbaik, jasa training accurate, jasa pelatihan accurate, jasa konsultan accurate, konsultan accurate terbaik, implementor accurate, jasa implementor, jasa implementor terbaik
18956
paged,page-template,page-template-blog-large-image-whole-post,page-template-blog-large-image-whole-post-php,page,page-id-18956,page-child,parent-pageid-1815,paged-58,page-paged-58,ajax_updown_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-3.8.1,wpb-js-composer js-comp-ver-5.1.1,vc_responsive
 

Blog Large Image Whole Post

Laporan Penjualan per Barang – urut dari laba paling tinggi

Bagaimana mendapatkan laporan penjualan per barang dengan mengurutkan item barang dari Gross Profit(laba kotor) yang paling tinggi, seperti pada contoh gambar berikut ini,

Berikut ini langkah-langkah nya :

  1. Report(Laporan) | Index to Report(Daftar Laporan) | Sales Report(Laporan Penjualan) | Sales by Item(Penjualan per barang)
  2. Ditampilan Report Format atau klik menu Modify di tampilan preview report tsb, dibagian Selected Column & Filter, centang untuk COGS(HPP) dan juga Gross Profit(Laba Kotor).
  3. Masih di Report Format | Group, hapus Group Amount dengan cara klik sekali dibaris Amount lalu klik button X di kanan atas. Setelah itu Add Group pilih Gross Profit(Laba Kotor), disamping Gross Profit ganti ASC menjadi DESC.  Masih menunjuk ke baris group Gross Profit, klik Setting dibagian bawah, Uncheck untuk Show Header dan Show Footer.

0
0

Graph Report – Perbandingan (Tahun Ini vs Tahun Lalu) Akun tertentu

Dengan Analysis Report ACCURATE kita dapat menghasilkan grafik report perbandingan suatu akun misalkan account Biaya Pemasaran Tahun Ini dengan Biaya Pemasaran Tahun Lalu, ditampilkan dari Januari – Desember dalam bentuk Grafik seperti pada gambar berikut ini.

Untuk menghasilkan report tsb langkah-langkah nya sbb :

  1. Report | Index to Report | Financial Statement | Account Value Comparison Graph
  2. Modify | Parameter, set rentang waktu yang diharapkan misal 1 Jan 2012 s/d 31 Des 2013
  3. Modify | Analysis, bagian Column ganti menjadi “Month Compare”, Chart Type pilih sesuai bentuk grafik yang diperlukan, pilih Line misal nya.
  4. Masih di Modify | Selected Column and Filter | Account Name, pilih account Biaya Pemasaran saja contoh nya.
  5. Jika diperlukan kita dapat mengganti Judul Report dari Modify | Headers & Footers | Report Title, Ganti judul report disini.
  6. Klik Ok untuk Preview

0
0

Graph Report – Perbandingan Dua Akun atau Lebih

Bagaimana menampilkan Grafik Report yang membandingkan 2 account atau lebih dalam satu report seperti pada gambar berikut ini :

Untuk mendapatkan grafik report seperti diatas, berikut ini langkah-langkah nya:

  1. Report | Index to Report | Financial Statement | Account Value Comparison Graph.
  2. Klik Modify | Parameter, set rentang waktu yang diharapkan misal 1 Jan 2012 s/d 31 des 2012.
  3. Modify | Analysis, Informasi Year bagian Column ganti “Month” jika diperlukan informasi perbandingan perbulan dalam range parameter diatas.
  4. Masih di Analysis, centang Akun-akun yang dimaksudkan dibagian Split By yang sudah dipilih ke Account Name.
  5. Jika diperlukan kita dapat mengganti Judul Report dari Modify | Headers & Footers | Report Title, Ganti judul report disini.
  6. Klik Ok untuk Preview

0
0

Total Perhalaman & Dihalaman terakhir adalah Total keseluruhan

Hasil Preview form transaksi yang lebih dari satu halaman, untuk bagian Total seperti Total Qty atau Total Amount jika ingin ditampilkan Total masing-masih halaman dan dihalaman terakhir adalah Total keseluruhan Invoice, maka berikut ini langkah-langkah nya

  1. Setup | Form Template, Edit template yang dimakud, misal Sales Invoice. Klik Designer.
  2. Ditampilan Designer seperti pada gambar diatas, klik button Insert Rectangle Object, lalu klik dimana tampilan Total mau diletakkan, misal dibagian Footer seperti pada gambar. Maka akan muncul tampilan Text Editor.
  3. Isi dengan rumus :

[IF([PAGE#]=TOTALPAGES, [TotalQuantity], SUM(Quantity))]

Kemudian Save dan coba Preview di Invoice yang hasil preview nya lebih dari satu halaman.

0
0

Penyusutan(Depresiasi) – Komersial vs Fiskal

Fixed Asset di ACCURATE menyediakan perhitungan Penyusutan Fixed Asset untuk Komersial dan Fiskal.

Saat membuat New Fixed Asset seperti pada gambar dibawah ini kita menentukan Fixed Asset Type atas Fixed Asset tsb. Tipe Fixed Asset ini yang merujuk ke Perhitungan Fiskal. Karena itu ada kemungkinan untuk kita membuat Dua Tipe Fixed Asset seperti pada gambar adalah Tipe Kendaraan(Gol1) & Kendaraan(Gol2) sama-sama kendaraan, namun masuk golongan penyusutan yang berbeda secara Pajak

Sehingga untuk membuat Daftar Fixed Asset, langkah yang harus dilakukan adalah :

  1. Mendaftarkan Golongan-golongan Fixed Asset menurut Pajak di Fiskal Fixed Asset Type.
  2. Membuat Fixed Asset Type dengan menentukan menggunakan Fiscal Fixed Asset Type yang mana.
  3. Membuat New Fixed Asset dari List | Fixed Asset | Fixed Asset List.

Terlihat pada gambar diatas perbedaan umur menurut Komersial sesuai kepentingan perusahaan(halaman General) disusutkan 2 tahun, dengan secara Fiskal menurut pajak(Fixed Asset Type) disusutkan 4 tahun.
Kesimpulan, setting Umur dan Metode Penyusutan di :

  •     Fixed Asset Type, untuk perhitungan secara Fiskal
  •     Halaman General/Umum di form Fixed Asset untuk perhitungan secara Komersial

Laporan Fixed Asset yang memperlihatkan perhitungan secara Fiskal ada dua yaitu  :

  1. Depreciation List (Report | Index to Reports | Fixed Assets | Depreciation List)
  2. Difference Interim Depreciation (Report | Index to Reports | Fixed Assets | Difference Interim Depreciation). Report ini yang menyajikan Penyusutan secara Komersial & Fiskal berikut nilai Perbedaannya jika ada.

Selain dari dua report diatas, report-report yang ada di Report | Index to Reports | Fixed Assets, disajikan menurut perhitungan secara Komersial.

Sehubungan dengan perhitungan Penyusutan Komersial vs Fiskal, biasanya yang membedakan Komersial dengan Fiskal adalah perbedaan Umur dan atau Metode Penyusutan antara penggolongan yang Pajak tentukan dengan yang digunakan perusahaan untuk menyusutkan Fixed Asset nya menurut kepentingan si pengusaha.

Namun khususnya untuk metode Penyusutan Double Declining Method, terdapat  perbedaan cara perhitungan antara Komersil(yang dilaporkan s/d ke Laporan Keuangan) dengan secara Fiskal (dapat dilihat di report Depreciation List dan Difference Interim Depreciation s/d SPT Tahunan bagian Preview | Peny. & Amortisasi Fiskal), berikut ini adalah contoh kasus nya :

Acquisition Date(tanggal beli) dan Usage Date(tanggal pakai) adalah 01/08/2008

Umur Ekonomis 16 thn. Metode Double Declining. Tarif 12.5 %

Penyusutan menurut Komersil :

2008 = HPP x Tarif Penyusutan x Proporsional Bulan

Rp 13.775.722.024,7 x 12,5% x 5/12 = Rp 717.485.522,12

2009 = (HPP x Tarif Penyusutan x Proporsional Bulan”Jan-Juli”) + ((HPP – Penyusutan 1 th sblmnya) x Tarif Penyusutan x Proportional bulan”Agst-Des”)

(Rp 13.775.722.024,7 x 12,5% x 7/12) + ((Rp 13.775.722.024,7 – 1.721.965.253,08) x 12,5% x 5/12) = Rp 1.632.279.562,82

Sedangkan berdasarkan perhitungan pajak/Fiskal :

2008 = HPP x Tarif Penyusutan x Proporsional Bulan

Rp 13.775.722.024,7 x 12,5% x 5/12 = Rp 717.485.522,12

2009 = ((HPP – Penyusutan th sblm) x Tarif Penyusutan x Proportional bulan).

((Rp 13.775.722.024,7 –  Rp 717.485.522,12) x 12,5% x 12/12 )= Rp 1.632.279.562,82

0
0

Pembelian Kena PPN + PPnBM dan Freight yang terkena PPN dimana Freight & PPnBM Melekat pada Nilai Inventory

Dengan cara yang diinformasikan index.php/courses/accurate-course/144-pembelian-kena-ppn-ppnbm-dan-freight-yang-terkena-ppn bisa dilakukan tetapi teknik dengan kondisi PPnBM tidak melekat pada Value Inventory, hanya Freight saja yang melekat pada nilai Inventory. Jika kita menginginkan nilai PPNBM sekaligus Freight nya juga dikapitalisasi ke HPP ‘menempel’ pada nilai item yang dibeli, caranya bisa dengan melakukan langkah berikut (nilai barang menggunakan simulasi sebelumnya maka lakukan trik sebagai berikut
1. Mencatat nilai item pada Faktur Pembelian senilai Rp 7.000.000 (Harga Beli Barang + Beban Biaya Angkut + PPNBM),
2. Mencatat nilai PPN Biaya angkut
3. Mencatat nilai PPNBM seperti cara mengakui PPN Biaya Angkut (membuat item non inventory part baru untuk PPNBM dengan akun persediaan ke akun PPNBM)
4. pada Tab Expense (Beban), pilih akun PPNBM kemudian masukan nilainya minus satu juta rupiah (-1.000.000). Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar di bawah ini (Bandingkan dengan kasus di Link index.php/courses/accurate-course/144-pembelian-kena-ppn-ppnbm-dan-freight-yang-terkena-ppn)

0
0